You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Delapan Perajin Busana Dekranasda Pamerkan Karya di JFFF 2018
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Delapan Perajin Busana Dekranasda Pamerkan Karya di JFFF 2018

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, Minggu (22/4), menggelar peragaan busana bertema “From Indonesia To The World” dalam ajang Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2018 di Mall Kelapa Gading 3, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kita mengambil tema tersebut dengan harapan hasil karya mereka bisa mendunia

Wakil Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Nur Asia Uno mengatakan, peragaan ini memamerkan puluhan karya dari delapan pengrajin unggulan anggota Dekranasda. Di antaranya, Rumah Betawi karya Emma Damayanti, Ganang Mamikat by Tiara Yessie, Rumah Batik by Ratri WK, Klambiabite by Novi dan Tike, Qill’s Limited by Arianti Soejono, Tandamata, Novira by Novi Fitri Yanti dan Tioria by Caramia.

"Kita mengambil tema tersebut dengan harapan hasil karya mereka bisa mendunia," katanya, Minggu (22/4).

Perajin Dekranasda akan Diajak Bergabung ke OK OCE

Dijelaskan Nur, selain menggelar pagelaran busana, di JFFF 2018 Jakarta Dekranasda juga membuka booth di Mall Kelapa Gading 3, area Fashion Village, nomor 65-72.

Produk yang dipamerkan di antaranya busana, aksesoris, cinderamata, dan kerajinan khas Jakarta lainnya hasil karya dari 24 perajin terbaik Jakarta.

"Saya lihat karya yang ditampilakan sudah sangat layak. Saya yakin banyak lagi pengrajin dekrasnada yang karyanya bisa mendunia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati